Membeli ponsel pintar baru membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Tidak heran banyak orang beralih ke perangkat yang pernah dipakai. Ada dua pilihan di sini: HP bekas yang dibeli langsung dari pemilik sebelumnya, dan HP refurbished yang sudah diperiksa serta diperbaiki oleh pelaku usaha sebelum dijual kembali. Keduanya tidak sama, dan perlindungan yang ditawarkan pun berbeda.
HP bekas
HP bekas biasanya dibeli dari perorangan melalui situs iklan atau media sosial. Kelebihan utamanya adalah harga, dan masih ada ruang untuk menawar. Sebaliknya, penilaian kondisi perangkat sepenuhnya di tangan Anda, dan bila kemudian muncul masalah, sering kali tidak ada jaminan apa pun.
HP refurbished
HP refurbished adalah perangkat bekas yang telah diuji, diganti komponennya bila perlu, lalu dijual kembali oleh pelaku usaha. Harganya sedikit lebih tinggi daripada HP bekas; sebagai gantinya Anda memperoleh perangkat yang sudah diperiksa, nota pembelian, dan umumnya garansi dari toko. Pastikan lama dan cakupan garansi dinyatakan secara tertulis sebelum membeli.
Perbandingan singkat
- Harga: HP bekas biasanya lebih murah.
- Jaminan: refurbished umumnya disertai garansi toko dan nota; pembelian dari perorangan tidak.
- Kondisi: refurbished sudah diuji; pada HP bekas, Anda sendiri yang memeriksa.
- Jika ada masalah: lebih mudah menuntut tanggung jawab pelaku usaha daripada penjual perorangan.
Yang wajib diperiksa saat membeli HP bekas
- IMEI: cek apakah IMEI terdaftar melalui situs imei.kemenperin.go.id. Perangkat dengan IMEI tidak terdaftar bisa kehilangan sinyal operator. Cocokkan IMEI di dus, di bodi, dan di menu pengaturan.
- Kunci akun: perangkat harus sudah keluar dari akun pemilik lama dan dikembalikan ke setelan pabrik.
- Kesehatan baterai: periksa di menu pengaturan; kapasitas yang rendah berarti baterai perlu segera diganti.
- Layar dan bodi: layar yang pernah diganti bisa berbeda dalam warna dan respons sentuhan. Perhatikan tanda bekas terkena air.
- Fungsi: coba kamera, speaker, mikrofon, port pengisian, Wi-Fi, dan sinyal kartu SIM di tempat.
- Nota dan dus: nota pembelian pertama memberi keyakinan tentang riwayat perangkat.
Hal yang perlu diperhatikan saat membeli refurbished
Tidak semua penjual yang memakai istilah "refurbished" bekerja dengan standar yang sama. Tanyakan komponen apa saja yang diganti, tingkat kondisi fisiknya, dan syarat garansinya. Bacalah ulasan tentang penjual; pengalaman pembeli yang pernah mengajukan klaim garansi paling menentukan.
Mana yang cocok untuk Anda?
Jika Anda paham perangkat dan bisa memeriksanya langsung dengan bertemu penjual, HP bekas adalah pilihan paling hemat. Jika tidak ingin mengambil risiko atau membeli dari jarak jauh, refurbished dengan garansi lebih aman. Dalam kedua kasus, meneliti penjual sebelum memutuskan akan mencegah sebagian besar masalah di kemudian hari.
Komentar (0)